Umrah tak lagi wajibkan PCR & Masker


Mulai hari ahad, 6 maret 2022, Pemerintah Arab Saudi mencabut aturan protokol ketat kesehatan covid 19. Aturan tersebut meliputi menghapus syarat tes negatif PCR & hotel karantina bagi jamaah yang baru datang, social distancing (jarak jarak) di dalam sholat, dan mengenakan masker di luar ruangan tidak lagi wajib.

Seperti yang dikutp di Arab News, Ahad (6/3/2022), Kementerian dalam negeri yang dikutip oleh Saudi Press Agency juga mengatakan jarak sosial di Dua Masjid Suci dan semua masjid lainnya di Arab Saudi akan berakhir. Namun, jamaah masih harus memakai masker jika di dalam ruangan.

Jamaah tidak Perlu Lagi Ajukan Izin untuk Sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melalui aplikasi tawakalnya yang sebelumnya wajib diisi oleh tiap jamaah, Arab Saudi juga tidak akan lagi mewajibkan pelancong menjalani karantina wajib Covid-19 saat tiba di Kerajaan. Penumpang juga tidak perlu lagi memberikan tes PCR pada saat kedatangan mereka.

Namun demikian, tiap jamaah atau pelancong yang kedatangan di Arab Saudi dengan visa kunjungan atau visa umrah, dll wajib mendapatkan asuransi yang mengcover biaya perawatan virus corona. Di sisi lain, pemerintah Arab Saudi terus memperluas vaksinasi yang saat ini telah mencapai 97 %/

Hal in mencakup mendapatkan dosis booster dan menerapkan prosedur untuk memverifikasi status kesehatan pada aplikasi Tawakkalna untuk memasuki fasilitas, kegiatan, acara, pesawat dan transportasi umum. Ini menjelaskan tindakan yang diambil di atas tunduk pada evaluasi berkelanjutan oleh otoritas kesehatan yang kompeten di Kerajaan, sesuai dengan perkembangan situasi epidemiologis.