Inilah Harapan Faras (13 Tahun), Jamaah Haji Termuda dari Munatour


Tak semua orang dengan mudah melakukan ibadah haji –Rukun Islam yang ke lima –pasalnya ini memerlukan persiapan kemampuan, terutama harta, juga waktu antrian mendapatkan giliran berangkat haji Indonesia yang terbilang sangat lama –mencapai puluhan tahun. Di samping itu juga, adanya alasan teologis yakni belum “dipanggilnya” oleh Sang Mahakuasa menjadi “tamu-Nya”.

Namun hal itu, nampaknya berbeda dengan Faraz, remaja yang baru berusia 13 tahun itu kini  mendapatkan giliran “bertamu” di “Rumah” Allah, Masjid al Haram, Mekkah Mukarramah. “Alhamdulillah, Allah memberikan kemudahan kepada aku untuk menunaikan ibadah haji. Bagi aku, ini adalah karunia Allah yang sungguh luar biasa. Walau aku masih “anak-anak” sudah diberikesempatan untuk memenuhi panggilan Allah yang merupakan Rukun Islam ke-5 ini,” ujar remaza yang kini duduk dibangku SMP kelas 2 itu.

Kesempatan yang sungguh luar biasa ini, ia mengaku tak akan disia-siakannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu juga akan mendoakan orang tua dan saudara-saudara agar tetap sehat wal afiyat.

“Di sana aku akan berdoa meminta ampunan agar dosa-dosa yang telah lalu dihapus oleh Allah. Selain itu juga aku akan berdoa agar menjadi anak yang shaleh dan bisa belajar dengan baik,” akunya yang sudah melakukan umrah dua kali itu.

Faraz ke Tanah Suci tak sendirian, ia berangkat bersama kakak dan ibunya. Haikal, sang kakak mengaku haji ini merupakan impiannya sejak kecil, dan Alhamdulillah saat ini mendapatkan gilirannya.

“Haji ini adalah impianku sejak kecil, dan Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat,” katanya.

Dipercayakan ke Munatour yang Total Menjalankan Sunnah

Dalam menunaikan niatan ibadah haji itu, Faraz, Rizki, dan Ibunya, mempercayakannya kepada penyelenggara Haji dan Umrah Munatour.

“Awalnya saya menanyakan kepada orang Kedutaan Saudi, ‘Travel apa yang benar-benar menerapkan sunnah dalam pelaksanaan ibadah haji ini’, orang itu menjawab ‘Setahu saya, di Indonesia, travel yang benar-benar menjalankan Sunnah Rasulullah Saw. secara total adalah Munatour’. Dari situlah saya tahu dan mengenal Munatour. Dan Alhamdulillah, saya daftar tahun ini dan berangkat tahun ini juga,” cerita ibu dua anak asal Medan ini.

Munatour tahun ini memberangkatkan jamaah haji plus dengan fasilitas VIP sebanyak 107. “Kebanyakan dari mereka itu berasal dari Jawa. Dari Gorontalo, Palembang, Medan, dan daerah-daerah lainnya. Kalau latar belakang mereka rata-rata pengusaha dan beberapa PNS,” ujar Direktur Utama Munatour Sugeng Wuryanto kepada Ibadah.id saat pelepasan pemberangkatan jamaah haji di Sheraton Bandara Hotel, Banten, (23/8).