Mengungkap Rahasia perjalanan menuju akhirat dibalik Ibadah Haji


62

Travel Umroh terbaik- Imam Ghazali rahimahullah dalam beberapa catatan pernah menjelaskan tentang rahasia dibalik mengerjakan haji. Beliau mengatakan bahwa Ibadah haji di syariatkan seperti layaknya ruhbaniyah atau kerahiban/kependetaan seperti yang telah dilakukan melalui umat-umat sebelumnya. Hal tersebut sesuai dengan apa yang ada di dalam hadist yang berbunyi :” Allah menjadikan ibadah haji sebagai ruhbaniyah umat ini”

Seperti yang tecantum dalam Al-Quran dan Hadist, Allah SWT telah menjadikan al-Bait al-‘Atiq (ka’bah) sebagai baitullah (rumah Allah) dan sekaligus menjadi kiblat bagi seluruh Umat muslim di dunia. Kemudian daripada itu, Allah SWT juga telah memuliakan tanah yang terdapat disekitarnya sebagai tanah suci (haram). Selanjutnya Allah SWT juga memuliakan padang Arafah layaknya sebagai pancuran air di telaga, dan Allah SWT juga mengharamkan adanya perburuan ataupun menebang pohon ketika berada di kawasan tersebut.

Tidak kah terlihat bahwa ketika seorang hamba manusia mendatangi baitullah tersebut untuk melaksanakan ibadah haji, ia laksana bagai seorang rakyat jelata yang hendak datang kepada rajanya di Istana. Dengan hanya menggunakan sehelai kain ihram, penuh ketawadhu’an serta khusu’ dengan niat untuk mengakui ke-esa an Allah SWT

Tentang keagungan dan ke –esa an Allah SWT tentunya tidak ada yang mustahil, apalagi ketika kita berada di tanah suci milik Allah SWT. Setiap amalan yang dikerjakan dalam ibadah haji masih banyak yang belum dapat di terima oleh logika manusia. Tujuannya hanya satu agar umat manusia semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.

Tanpa kita sadari pun, melakukan ibadah haji sudah memberikan kita banyak pelajaran hidup dan untuk bekal akhirat kelak. Setiap perbuatan yang kita lakukan selama menjalani ibadah haji selalu berkaitan dengan perkara antara dunia dan akhirat. Antara lain:

-Berpisah dengan keluarga ketika hendak berangkat, seakan-akan kita tengah menghadapi sakaratul maut.
-Pergi dari tempat asal kita menuju ke rumah Allah SWT, seakan-akan kita akan meninggalkan dunia ini tanpa bekal apapun
-menggunakan pakaian ihram adalah salah satu lambang yang menandakan bahwa manusia semua sama di mata Allah SWT dan memakai ihram seakan kita siap untuk meninggalkan dunia dan dikafani
-Ketika tengah menjalani perjalanan menuju miqat (batasan tanah halal-haram) seakan seperti hendak menuju batas waktu dunia ini dan hari kiamat
-Berbagai rintangan semasa perjalanan haji menunjukkan layaknya kita tengah berada di alam kubur dan menghadapi berbagai pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nankir
-rasa rindu kepada keluarga di Tanah Air mengingatkan kita akan nantinya bagaimana rasa kesepian di alam kubur.
Dan begitu pula dengan amalan-amalan lain selama ibadah haji, yang masih belum bisa di analogikan dengan akal manusia. Hendaknya manusia harus benar-benar berserah diri kepada sang pencipta ketika melaksanakan seluruh ibadah haji, agar semua amalan yang dilakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik lagi. Amin ya rabbal al’amin..

Capai keutamaan Ibadah haji dan umroh anda dengan Travel umrah dan Haji Munatour.co.id, travel umroh jakarta, dan merupakan travel umroh terbaik, yang menyediakan berbagai paket perjalanan ibadah anda menuju tanah suci dengan biaya umrah dan haji yang sesuai dengan anda