Tahun depan 1,25 juta jamaah tiap bulan


Menteri Haji Arab Saudi, Bandar Al-Hajjar mengatakan sistem umrah baru dan peraturan eksekutif akan segera dikeluarkan untuk meningkatkan jumlah jemaah umroh setiap tahunnya.

Bandar Al Hajjar mengatakan kepada Okaz / Saudi Gazette bahwa mulai tahun depan diperkirakan setiap bulan sebanyak 1,25 juta jemaah tiba dibandingkan dengan jumlah sekarang kisaran 400.000 jemaah.

Sistem baru ini ditujukan untuk meningkatkan jumlah jemaah sehingga pemanfaatan proyek besar dapat dilaksanakan oleh pemerintah Penjaga Dua Masjid Suci.

Menteri juga menambahkan dia akan bertemu segera dengan pemilik Perusahaan Umrah perihal mendiskusikan rencana musim umroh tahun 1437 H yang akan dimulai pada pertengahan November tahun ini.

Menteri meminta koordinasi lebih dalam di antara seluruh lembaga untuk menyediakan layanan terbaik bagi jemaah Haji dan Umrah. Menteri akan menggunakan e-portal di mana prosedur pengeluaran visa tidak akan mengambil waktu lebih dari beberapa menit.

“Kami akan online seperti harapan rencana untuk menggandakan jumlah jemaah umrah selama lima tahun ke depan,” kata Menteri. Menurut angka kementerian, 5 juta visa umrah telah diterbitkan pada 2013, 6 juta selama 2014 dan 2015. Perkiraan 10 juta visa akan dikeluarkan pada tahun 2016 dan 60 juta visa pada tahun 2018.

Sementara itu, sekitar 600.000 jamaah haji telah meninggalkan Saudi Arabia untuk kembali ke negara asal. Sebanyak 2.282 penerbangan lepas landas dari King Abdul Aziz International Airport (KAIA) di Jeddah hingga Minggu ini.

Direktur Departmen Bandara Informasi dan Hubungan Masyarakat, Turki Al-Dheeb, berhap sekitar 900.000 jemaah berangkat dari bandara sampai akhir Oktober. Banyak jemaah lainnya akan berangkat dari Bandara Internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz di Madinah, dan melalui angkutan laut dan darat.

Sumber: kantorursanhaji.com, saudigazzette.com