Pengalaman 2 Gadis Belia Menjadi Pendamping Jemaah Uzur Di Mekkah


Travel Umrah Dan Haji –  Bagi sebagian anda mungkin tidak tahu bahwa saat ini, telah banyak orang Indonesia yang berada di Mekkah untuk menjadi tenaga bantuan kesehatan bagi para Jemaah haji di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Dan tak banyak juga yang tahu bahwa salah satu yang menjadi pekerjaan utama para tenaga bantuan kesehatan ini adalah untuk menjadi tim pembimbing Ibadah Jemaah Uzur atau PIJU. Dan salah satu yang menarik perhatian adalah dua anggotanya yang masih tergolong gadis belia, yaitu Aulia Maulida serta Miftah Farid.

 

Selama berada di sana baik Aulia maupun miftah, keduanya secara bergantian menjaga dan mendampingi para jemaah haji yang tengah dirawat di KKHI. Aulia ditugaskan untuk merawat pasien perempuan serta pasien yang memiliki gangguan emosi, sedangkan rekannya miftah, mengemban tugas untuk menangani pasien laki-laki.

 

 

“ya tugas kita disini adalah untuk membimbing dan mendampingi para jemaah haji, seperti misalnya membimbing shalat, wudhu, dan tayamum.” Ujar Aulia di KKHI, Mekkah.

 

Berbagai pengalaman  menarik dan unik pun kerap mereka dapatkan seperti misalnya ada beberapa jemaah yang menolak untuk beribadah, emosi dan marah-marah, minta dipijit, bahkan sempat menjadi teman curhat para jemaah yang tidak lagi memiliki teman ataupun saudara.

 

Aulia yang merupakan mahasiswa yang berkuliah di Yordania ini mengatakan kalau dirinya lah yang paling sering mengalami hal tersebut, karena dia kebagian untuk merawat pasien dengan berbagai gangguan emosional.

 

“iya saya harus sering sabar menanggapi mereka.” Ujar Aulia sambil tersenyum kecil. Di lain sisi, rekannya Miftah, harus kuat melihat berbagai momen duka yang menghampiri para jemaah haji, termasuk wafatnya para jemaah. Bahkan Miftah menjelaskan bahwa dia sudah melihat 3 jemaah yang wafat di hadapannya.

 

“Ini jadi pelajaran bagi saya. Istilahnya muhasabah diri apa yang kita lakukan bisa bermanfaat. Dan juga menjadi peringatan bahwa umur kita gak panjang dan bisa kapan saja” Tandas Miftah

 

Menurut pantauan di lapangan, selama pelaksanaan haji di tahun 2016 ini ada sekitar ratusan orang yang terpaksa harus dirawat di KKHI yang berbasis di Mekkah, dan sebagian besar dari jumlah tersebut adalah para lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus.

 

 

Categories